classicSOLO – Petang akhir pekan yang diselimuti angin dingin di sekitaran Taman Balekambang Surakarta, berubah menjadi lebih hangat saat malam itu tepatnya pada Jumat 20 November 2015. Kehangatan itu muncul saat orang-orang mulai memadati salah satu Taman Kota Solo ini. Semua orang berjalan di box yang bertuliskan tiket on the spot, dan penukaran tiket. Setelah penonton menunggu beberapa menit akhirnya mendapatkan secarik kertas bertuliskan Classic ( Culture with Art and Music 2015 ) Naif, Isyana Sarasvati.

Penonton di sekeliling membubuhkan senyuman kecil saat sudah mulai memasuki area Taman, dan mulai bersenda gurau dengan rombongan mereka sendiri tanpa ada beban. Saat itu tepatnya pukul 19.30 WIB, penonton sudah mendekati panggung tinggi dengan lighting yang terkesan sangat mewah itu. Band-band lokal seperti Inarifox, Soloensis, Jungkat-Jungkit, dan lain-lain membuka Classic Carnival seakan membuat suasana semakin hangat, dan membuat muda-mudi Kota Solo merasa bangga bisa memiliki musisi berkarya sekreatif itu.

Tepat pukul 21.00 WIB Guest star Classic Carnival mulai memperlihatkan siluetnya, yaitu Isyana Sarasvati. Penonton mulai riuh memanggil nama Isyana berkali-kali. Beberapa lagu cover dibawakan Isyana pada saat itu. Rintik hujan mulai membasahi Taman Balekambang. Sesaat kemudian hujan deras mulai turun. Namun, penonton tak beranjak dari tempat mereka. Mereka tetap bernyanyi bersama Isyana. Lagu Tetap Dalam Jiwa yang dinyanyikan Isyana semakin membuat penonton kokoh tidak mau beranjak dari tempatnya sekarang, dan justru bersemangat bernyanyi lirik demi lirik.

Dan yang paling ditunggu-tunggu, akhirnya Guest star yang mencerminkan tema Classic ini mulai mempersiapkan alat-alat band mereka. Penonton sudah tidak sabar bersenang-senang dengan lagu klasik dari Naif. Para personil Naif David, Jarwo, Pepeng serta Candra mulai menyapa penonton. Para penonton histeris saat menyanyikan lagu pertamanya diiringi gitar putih David yang selalu menemaninya.

Lagu Mobil Balap yang mengakhiri performa Naif malam itu membuat penonton yang datang dari berbagai daerah itu merasa sedih karena acara tersebut sudah berakhir. Namun mereka sangat puas menikmati performa Naif. Penonton mulai meninggalkan Taman Balekambang dengan membawa sebuah kenangan indah dan berkesan di dalam jiwa karena melihat live konser band idola mereka sejak masa sekolah ini.

 

Wulan Dari

Editor : Sari Jauharoh

Wuki WulandariFeature
SOLO - Petang akhir pekan yang diselimuti angin dingin di sekitaran Taman Balekambang Surakarta, berubah menjadi lebih hangat saat malam itu tepatnya pada Jumat 20 November 2015. Kehangatan itu muncul saat orang-orang mulai memadati salah satu Taman Kota Solo ini. Semua orang berjalan di box yang bertuliskan tiket on...