Sruti, Saryanto dalam talkshow “Aku Suka Budayaku”

Solo─Creative Event Organizer mengadakan talkshow kebudayaan yang bertajuk Aku Suka Budayaku pada Minggu (21/5). Creative Event Organizer merupakan nama kelompok dari spesialisasi mata kuliah Public Relation progam studi Ilmu Komunikasi UNS tahun 2014. Selain untuk memenuhi tugas akhir semester 6, talkshow ini juga bertujuan untuk meningkatkan kebanggaan terhadap budaya Indonesia.

Talkshow yang digelar di lantai 2 Solo Grand Mall tersebut menghadirkan empat pembicara yang mumpuni dibidang kebudayaan, yaitu Sruti Respati (seniman Solo dan sinden), Saryanto (seniman tradisional dan pelatih karawitan), Satria Dhimas Santosa (penyanyi keroncong dan Duta Seni BPSMI Jawa Tengah 2016) dan Glenn Ardiansyah (Pendiri Rumah Usaha Jajanan pasar). Talkshow ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh Sruti Respati dan Saryanto. Sedangkan sesi kedua diisi oleh Satria Dhimas Santosa dan Glenn Ardiansyah.

Glenn dan Satria mengisi talkshow kebudayaan sesi kedua.

Dalam acara talkshow, banyak pesan menarik yang disampaikan oleh para narasumber, “Kita boleh saja  mempelajari bahasa Inggris, Jerman, maupun Belanda tapi jangan serap kebudayaannya, tetap cintailah budaya sendiri,’ tutur Sruti di tengah sesi talkshow. Adapun Saryanto mengungkapkan bahwa mindset orang Indonesia tentang seni perlu diperbaiki. “Mereka bilang seniman tidak bisa hidup, tidak punya masa depan padahal kita tahu Tuhanlah yang maha menghidupi dan memberi rezeki,” tambahnya.

Beberapa rangkaian kegiatan juga turut mewarnai acara tersebut antara lain pentas kebudayaan dan final lomba macapat. Pentas kebudayaan ini menampilkan akustik lagu daerah dan juga tari tradisional yang dibawakan oleh anak-anak dari Solo Mengajar. Adapun di akhir acara peserta disuguhkan dengan final lomba macapat yang diikuti oleh sekitar 40 Sekolah Dasar (SD) se- Solo Raya.

Sruti membawakan lagu dunia batin dari Sudjiwo Tedjo

Di akhir sesi, Sruti mengatakan agar anak muda tetap menjadi dirinya sendiri yaitu dengan mencintai budaya bangsa. Sebab, sebesar-besarnya menjadi orang lain tidak akan se-besar menjadi diri sendiri.

Banyaknya tokoh yang peduli akan kebudayaan yang dihadirkan, ternyata punya kesan mendalam bagi para peserta, salah satunya Haniefira Safantyarizka, mahasiswi Ilmu Komunikasi 2016, “Acaranya bagus, inspiratif banget.  Aku sebagai anak muda jadi sadar untuk lebih mencintai budaya Indonesia.” (Tiara Mahatma/ Wanda Chacha)

https://i0.wp.com/fiestafm.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2017/05/creative-organizer.jpg?fit=924%2C616https://i0.wp.com/fiestafm.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2017/05/creative-organizer.jpg?resize=300%2C300Fiesta FMEventNews
Solo─Creative Event Organizer mengadakan talkshow kebudayaan yang bertajuk Aku Suka Budayaku pada Minggu (21/5). Creative Event Organizer merupakan nama kelompok dari spesialisasi mata kuliah Public Relation progam studi Ilmu Komunikasi UNS tahun 2014. Selain untuk memenuhi tugas akhir semester 6, talkshow ini juga bertujuan untuk meningkatkan kebanggaan terhadap budaya...