Halo Intelektual muda, di #BELAGU alias Bedah Lagu minggu ini kita bakalan ngebahas lagu yang juga berhasil jadi #HitzUnggulan. Kali ini ada penyanyi pendatang baru yang dan skills-nya udah ga diraguin lagi nih Intelektual Muda, yaitu Rendy Pandugo. Solois beraliran musik pop, blues hingga folks yang punya karakter vokal mirip John Mayer ini, mengawali karier lewat fitur Soundcloud.

Debut pertama setelah bangkit dari dunia digital nih, Rendy Pandugo meluncurkan single yang merupakan recycle dari band Sheila On 7 yang berjudul “Sebuah Kisah Klasik”. Di single keduanya pun, Rendy Pandugo masih mengusung musik accoustic mellow di lagunya yang berjudul “I Don’t Care”, dimana dia nerapin idealismenya di single keduanya itu. Pada single ketiga Rendy dapet kesempatan buatan ngisi OST. Galih & Ratna dengan lagunya yang berjudul “Hampir Sempurna” yang masih mengusung nuansa mellow.

Namun, di single ke-4 nya yang dirilis pada tanggal 12 Mei 2017 kemarin, “Silver Rain”, dia membawa nuansa musik dengan lebih ceria. Dari segi beat, lagu ini terdengar lebih upbeat dan menonjolkan unsur musik bahagia dan ceria. Di lagu ini Rendy Pandugo bereksplorasi untuk ngebuat lagu yang belum pernah dia bikin selama ini dan juga penyegaran musik yang ingin ia tunjukkan. Pengeksplorasian dirinya pun juga ditunjukan dengan kolaborasinya dengan musisi Swedia, Cage dan Oneye yang juga jadi ajang pembuktian jati diri Rendy Pandugo di industri musik Indonesia nih Intelektual Muda.

Lagu yang berdurasi 3 menit 29 detik ini bercerita tentang kenangan kisah cinta masa kecil Rendy Pandugo. Perasaan jatuh cinta saat usia 10 tahun dan kemudian saat usia 20 tahun kembali bertemu lagi dengan si dia, dan ternyata perasaan cinta itu masih ada. Interpretasi dari inspirasi kenangan masa kecilnya ini tertuang di bagian lirik:

its a twenty years old so and you still as beautiful flowers glow we mate together wearing night did its a melows the kind is almost blanket it a sound dont rain the ring if cause of you i wanna see it we dont need to say i love you Icause you down to my kneez

Di single yang ke-4 ini Rendy Pandugo nunjukin kualitasnya musik yang high level banget, mulai dari pembuatan lirik yang dibuat di Swedia yang emang nggak main-main di single barunya ini. Rendy Pandugo juga berani muncul dengan warna yang beda namun langsung ngehasilin karya yang unik. Keluar dari zona nyamannya, Rendy Pandugo juga berhasil memadukan 2 genre musik yang nggak biasa nih antara musik EDM dan folks accoustic yang merupakan ciri khas kental dari Rendy Pandugo. Sense musik kelas dunia yang ditampilin membawa pengaruh yang besar buat musisi-musisi Indonesia yang lain biar nyiptain karya yang emang layak buat didengerin.

Lagu ini sangat recommended buat diapresiasi lebih nih Intelektual Muda! Meskipun mengusung genre EDM tapi masih tetep easy listening. Lagu ini juga punya lirik yang cerdas dan penggambaran visualisasi cerita cinta lewat kata-kata yang nggak harus berlebihan. (Kholifia Risa)

Fiesta FMMusik
Halo Intelektual muda, di #BELAGU alias Bedah Lagu minggu ini kita bakalan ngebahas lagu yang juga berhasil jadi #HitzUnggulan. Kali ini ada penyanyi pendatang baru yang dan skills-nya udah ga diraguin lagi nih Intelektual Muda, yaitu Rendy Pandugo. Solois beraliran musik pop, blues hingga folks yang punya karakter vokal...