Bakpia via djavajogja.blogspot.com

“Teringat bakpia, teringat pula
jogja.”

Itulah yang diketahui oleh banyak
orang.
Sebenarnya, bakpia nan legit itu
berasal dari China. Pada tahun 1948, sebuah keluargaTionghoa membuat
makanan ini sebagai industri rumahan, yaitu Goei Gee Oe. Bakpia berasal
dari dialek Hokkian, Tou Luk Pia yang secara harfiah adalah
kue berisi daging. Entah lidah siapa yang pertama kali terpeleset,
menyebut Tou Luk Pia denga bakpia. Hehee..
Pada mulanya, koh Goei
Gee Oe ini menjual bakpianya tidak di toko seperti sekarang, melainkan eceran,
dari rumah ke rumah di daerah Pathuk dengan dibungkus besek (wadah
dari anyaman bambu). Karena mayoritas masyarakat Pathuk beragama Islam,
maka lambat laun bakpia buatan koh Goei yang berisi daging babi ini,
diganti dengan isi kacang hijau dengan rasa yang legit.
Dari situ, masyarakat Pathuk
mulai memproduksi bakpia nan legit dengan label nomer rumah mereka
masing-masing, karena waktu itu belum mereka belum mengenal merk. Seperti
Bakpia 145, Bakpia 25, Bakpia 75, dan lain-lain. Rasa bakpia pun mulai
bervariasi, ada rasa cokelat, keju, kumbu hijau dan kumbu hitam.
Tertarik mencoba makanana ini? Bakpia nan legit. Ayo, datang ke Jogja.
Oleh      : Sari Jauharoh
Sumber : youthyakarta.com
https://i1.wp.com/fiestafm.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2015/01/bakpia.jpg?fit=960%2C642https://i1.wp.com/fiestafm.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2015/01/bakpia.jpg?resize=150%2C150Fiesta FMTak BerkategoriFEATURE,News
Bakpia via djavajogja.blogspot.com 'Teringat bakpia, teringat pula jogja.' Itulah yang diketahui oleh banyak orang. Sebenarnya, bakpia nan legit itu berasal dari China. Pada tahun 1948, sebuah keluargaTionghoa membuat makanan ini sebagai industri rumahan, yaitu Goei Gee Oe. Bakpia berasal dari dialek Hokkian, Tou Luk Pia yang secara harfiah adalah kue berisi daging. Entah lidah siapa yang pertama kali terpeleset, menyebut Tou Luk Pia denga bakpia. Hehee.. Pada mulanya, koh Goei Gee Oe...