Hallo Intelektual Muda!
Siapa diantara kamu yang suka kepoin akun-akun postingan Instagram yang menunjukkan pesona alam Indonesia? Luar biasa indah bukan?
Salah satu pesona Indonesia yang menarik adalah gunung. Meski menarik, tapi tidak sedikit diantara kita yang suka ragu untuk mencoba dengan berbagai alasan. Eits! Jangan menyerah dulu ya Intelektual Muda, semua orang bisa naik gunung kok. Buat kamu yang masih pemula, kamu bisa mencoba mendaki Gunung yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dengan ketinggian 1726 Mdpl.

Sumber: https://ayoberwisatablog.files.wordpress.com/

Yap, Gunung Andong! Untuk menuju lokasi tersebut, kita harus mengunjungi Dusun Sawit, Kecamatan Ngablak sekitar 15 menit dari pusat kota Magelang. Setelah sampai disana jangan lupa untuk mengisi data pendakian di loket khusus pendaki.Tarif untuk para pendaki hanya Rp 3.000 saja. Yang perlu diperhatikan untuk calon pendaki kesiapan fisik pendaki, membawa peralatan keselamatan, P3K, peralatan kebutuhan logistik, dan sebagainya. Selain itu yang tidak kalah penting, kamu juga harus menjunjung tinggi norma pendakian seperti halnya jangan meninggalkan apapun kecuali jejak, jangan berbicara yang tidak pantas, dan sebagainya. Oya Intelektual Muda, menurut informasi yang beredar banyak yang bilang saat kita mendaki Gunung Andong, jika merasa dingin kita tidak boleh mengeluhkan dingin, begitu juga saat merasa lelah. Percaya nggak percaya jika kita mengeluhkan hal itu, justru kita akan merasakannya berkali-kali lipat. Wahh… serem juga yah. hehe
Trek untuk menuju puncak andong sendiri terbilang cukup mudah, dikarenakan hanya terdapat satu trek saja, jadi jika ada yang tersesat tidak perlu khawatir, cukup kembali mengikuti jalur maka akan tiba di lokasi awal pendakian. Perjalanan pertama akan melewati rumah-rumah di dusun Sawit, lalu kemudian melewati sebuah gang kecil diantara dua rumah penduduk setempat, dan dari situlah petualangan dimulai! Kamu akan melalui jalan menurun ke area perkebunan yang di penuhi berbagai jenis tanaman disana, lebih jauh lagi, kamu akan melewati sebuah kebun bambu yang cukup rindang dan terdapat jembatan bambu di bawahnya. Selanjutnya kamu akan melewati sebuah tanjakan yang berliku -liku dan harus berhati-hati disana, dan tak lama setelahnya kamu akan sampai pada pos pertama pendakian, disana terdapat sebuah gubuk kecil untuk tempat periatirahatan para pendaki. Gunung Andong sendiri memiliki dua buah pos peristirahatan.
Di pos pertama kamu bisa beristirahat sejenak sambil menikmati pemandangan sekitar. Dan pada pos kedua kamu akan melihat hamparan pepohonan yang berdiri tegak di permukaan gunung yang berliku-liku, hamparan kabut halus yang berjalan menyelimuti badan bukit, dan suara suara alam yang begitu bebas.

Sumber: http://asmarainjogja.id/images/POS1.jpg

Setelah pos kedua, puncak yang dinanti akan segera sampai. Namun, trek untuk menuju puncak kali ini memang sedikit curam, jalur yang kamu lalui semakin kecil dan di sebelah kiri dan kanan kalian sudah menyapa jurang yang menantang, kamu harus melaluinya dengan sedikit membungkuk dan memegang permukaan tanah saat bertiup angin kencang, lalu jika kamu melalui jalur tersebut saat malam hari apalagi cuaca mendung, maka angin bertiup cukup kencang diiringi rintikan air hujan yang menambah suasana dingin pendakian, pada saat itu kamu harus melalui trek tersebut dengan cara merangkak dan berhenti sejenak saat angin bertiup. Memang pendakian di malam hari terkesan menyeramkan. Tetapi jangan salah, pada trek yang cukup rumit tersebut saat kamu berhenti sejenak, kamu akan melihat taburan bintang di atas langit di balik kabut dan taburan bintang di bagian bawah yang terbentuk dari cahaya rumah-rumah para penduduk kaki Gunung Andong. Untuk itu jangan takut, karena trek Gunung Andong walau terkesan menyeramkan, tetapi di setiap jalanya memiliki pemandangan yang indah.

Intelektual Muda! Pendakian Gunung Andong telah sampai di puncak Alap-alap, dimana puncak ini berdampingan dengan puncak andong yang terhubung melalui “jembatan setan”. Dinamakan jembatan setan karena trek yang begitu kecil dan di sisi kiri dan kanan terdapat jurang yang sangat luas. Puncak alap-alap biasa digunakan para pendaki untuk mendirikan tenda dan bermalam, sebelum keesokan harinya berjalan menyebrang ke puncak Andong. Puncak Alap-alap dan puncak Andong menawarkan pemandangan yang teramat sangat luar biasa, pada pagi hari kamu akan melihat samudra di atas awan, dan saat kabut tersibak kamu akan melihat puncak Andong yang indah di seberang.
Gimana Intelektual Muda? Tertarik untuk menjadi pendaki pemula? Jangan dibayangin aja, ayo kunjungi tempat tersebut dan ajak teman-teman kamu ya! Salam Lestari  (Reporter fiestA FM: Eka Putra)

https://i1.wp.com/fiestafm.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2017/05/Andong-1.jpg?fit=960%2C540https://i1.wp.com/fiestafm.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2017/05/Andong-1.jpg?resize=300%2C300Fiesta FMExcursionTak Berkategori
Hallo Intelektual Muda! Siapa diantara kamu yang suka kepoin akun-akun postingan Instagram yang menunjukkan pesona alam Indonesia? Luar biasa indah bukan? Salah satu pesona Indonesia yang menarik adalah gunung. Meski menarik, tapi tidak sedikit diantara kita yang suka ragu untuk mencoba dengan berbagai alasan. Eits! Jangan menyerah dulu ya Intelektual Muda,...