jumbleng-biru-jernihnya-sungai-di-hutan-perawan-npqcicep0j

Masih dalam suasana liburan ya Intelektual Muda, Liburan akan terasa berkesan bila kita menghabiskannya di tempat-tempat yang indah dan berkesan. Baik itu sendiri maupun bersama-sama dengan teman-teman kita.
Nah, di Kota Boyolali terdapat banyak obyek wisata yang dapat dikunjungi disaat liburan begini. Namun, ada salah satu obyek wisata yang cukup menarik perhatian. Selain masih baru, obyek wisata ini juga terbilang alami dan sedikit membutuhkan usaha untuk bisa menikmatinya. Penasaran? Yuk kita simak ulasannya.

Jumbleng Biru, adalah nama yang disematkan pada cekungan sungai yang saat ini mulai menjadi daya tarik wisata lokal warga Boyolali, Jawa Tengah. Jumbleng yang terdapat di Dukuh Kemuning, Desa Mudal, tak jauh dari kawasan wisata Tlatar tersebut tak hanya menawarkan kejernihan air sungai yang kini mulai langka, tapi panorama hutan yang masih perawan di sekeliling lokasi tersebut.

Menuju ke Jumbleng Biru, butuh stamina yang bagus . Dari Dukuh Kemuning yang menjadi lokasi parkir, pengunjung mesti menyusuri jalan setapak sejauh 400-an meter melewati kawasan hutan dan rumpun bambu yang belum terjamah. Jalan menuju ke obyek wisata ini pun penuh tanjakan. Bila tidak siap, bisa terpeleset. Namun, sulitnya medan yang harus dilewati dan ekstra waspada, terbayarkan setelah sampai di Jumbleng Biru. Udara yang segar dengan air terjun yang dingin, seketika akan menghilangkan rasa lelah. Butuh perjalanan sekitar 15 menit untuk menuju lokasi ini. Di lokasi jumbleng yang berupa air terjun kecil dipayungi rimbun bambu, pengunjung dapat mandi di air sungai yang segar.

Jumbleng biru masih terbilang sebagai obyek wisata baru di Boyolali. Awalnya pemuda Desa Mudal menyusuri Sungai Pusung untuk mencari ikan.

Saat itulah mereka menemukan air terjun kecil yang masih perawan. Mereka lalu berinisiatif mengembangkan potensi tersebut menjadi lokasi wisata, dipadukan dengan keasrian hutan di sekeliling jumbleng.

Jalan setapak yang membelah kawasan hutan dan rumpun bambu pun dibuat. Tempat ganti pakaian dari anyaman bambu didirikan. Pengunjung dipatok tiket Rp 2.000 saja. Gerilya lewat media sosial guna mempromosikan obyek wisata ini pun kian digencarkan. Hasilnya, rata-rata 300 pengunjung datang ke Jumbleng Biru, baik sekadar menikmati alam hingga berendam di air Jumbleng yang jernih.

Tertarik untuk berkunjung Intelektual Muda? Siapkan stamina kamu ya.

https://i1.wp.com/fiestafm.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2016/01/jumbleng-biru-jernihnya-sungai-di-hutan-perawan-npqcicep0j.jpg?fit=800%2C420https://i1.wp.com/fiestafm.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2016/01/jumbleng-biru-jernihnya-sungai-di-hutan-perawan-npqcicep0j.jpg?resize=480%2C420Fiesta FMExcursion
Masih dalam suasana liburan ya Intelektual Muda, Liburan akan terasa berkesan bila kita menghabiskannya di tempat-tempat yang indah dan berkesan. Baik itu sendiri maupun bersama-sama dengan teman-teman kita. Nah, di Kota Boyolali terdapat banyak obyek wisata yang dapat dikunjungi disaat liburan begini. Namun, ada salah satu obyek wisata yang cukup...